Loading...
world-news

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA - AGROEKOTEKNOLOGI


Akreditasi

A

Strata

S1

Perminatan

SAINTEK

Website

https://www.usu.ac.id/id/program-studi/s1-agroteknologi

Sekilas Tentang AGROEKOTEKNOLOGI

SEJARAH

Berdiri sejak tahun 1952, Program Sarjana Agroteknologi berfokus pada pengajaran ilmu pemanfaatan teknologi dalam bidang pertanian, hortikultura, dan agronomi. Dipenuhi tenaga ajar ahli dan bersertifikat nasional, mahasiswa kami berkesempatan mendapatkan pembelajaran interaktif dan efektif dari para ahli di bidangnya. Kami berkomitmen besar untuk mendidik mahasiswa kami menjadi calon ahli bidang pertanian yang profesional, kompeten, terampil, dan inovatif serta berdedikasi dalam melaksanakan pengabdian terhadap kemajuan pertanian masyarakat dan negara. Lulusan kami berkesempatan besar menjadi calon manajer, peneliti, ataupun konsultan pertanian berkualitas yang tersebar di berbagai industri.

LAB

  • Ilmu Tanah
  • Agronomi
  • Hama dan Penyakit Tanaman
  • Permuliaan Tanaman

PROGRAM STUDI

Profil Lulusan

Mahasiswa Lulusan Prodi S-1 Agroteknologi FP USU diharapkan memiliki kemampuan mengaplikasikan prinsip-prinsip agroteknologi dalam mengelola sumber daya alam dan manusia dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, sosial budaya dan lingkungan untuk mencapai tujuan korporasi perkebunan (kelapa sawit, karet dan kopi) dan hortikultura dalam upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil serta terciptanya sistem pertanian berkelanjutan dan bertanggung jawab. Serta dapat merencanakan, mengelola dan mengembangkan usaha di bidang perkebunan dan hortikultura baik skala kecil, menengah atau besar serta menciptakan peluang kerja dan usaha bidang pertanian, perkebunan dan hortikultura dengan melibatkan masyarakat dalam bentuk usaha bersama secara berkelanjutan

Capaian Pembelajaran Lulusan

Mahasiswa Prodi S-1 Agroteknologi FP USU diharapkan memiliki kemampuan mengaplikasikan teori ilmu agronomi, ilmu tanah, ilmu perlindungan tanaman dan ilmu pemuliaan tanaman, dan manajemen perkebunan pada komoditas kelapa sawit, karet dan kopi serta hortikultura untuk mengelola SDA dan SDM dalam rangka menciptakan sistem pertanian berkelanjutan. Serta menguasai cara penyelesaian masalah perkebunan dan hortikultura baik secara mandiri maupun berkelompok dengan memperhatikan faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, sosial budaya dan lingkungan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian

Mahasiswa mampu mengaplikasikan teori ilmu agronomi, ilmu tanah, ilmu perlindungan tanaman dan ilmu pemuliaan tanaman

Mahasiswa mampu mengaplikasikan cara penyelesaian masalah dalam bidang perkebunan dan hortikultura

Mahasiswa mampu mengaplikasikan teori ilmu agronomi, ilmu tanah, ilmu perlindungan tanaman, ilmu pemuliaan dan manajemen perkebunan pada komoditi kelapas sawit, karet, kopi serta hortikultura.

Mahasiswa mampu menganalisa teknik rancangan percobaan, ilmu statistika, metode penelitian dan analisis percobaan

Mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmu analisis tanah dan tanaman, teknik pengukuran pertumbuhan tanaman, teknik analisis rancangan persilangan serta identifikasi hama dan penyakit tanaman

Mahasiswa mampu mengaplikasi cara komunikasi, teknologi informasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Mahasiswa memiliki jiwa kewirausahawan dalam bidang perkebunan dan hortikultura baik skala kecil maupun besar

Mahasiswa mampu menguasai ilmu kepemimpinan dan wirausaha dalam menciptakan usaha dan lapangan pekerjaan

Mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmu survey AMDAL dalam bidang pertanian, perkebunan dan hortikultura

Mahasiswa mampu mengambil keputusan secara bijak dalam memberikan rekomendasi berdasarkan dengan ilmu dan teori pengolahan lahan, pupuk dan pemupukan, AMDAL pertanian dan pengolahan limbah

Lama Studi

Program Studi Sarjana Agroteknologi di Fakultas Pertanian USU mencakup proses pembelajaran setara dengan 144 satuan kredit semester (SKS) yang dapat diselesaikan dalam waktu empat tahun. Mahasiswa berhak menyandang gelar Sarjana Agroteknologi (S.Agr.) setelah memperoleh minimum 144 SKS sesuai persyaratan kurikulum yang ditetapkan